Tips Mendapatkan Beasiswa Luar Negeri yang Harus Anda Coba

Beasiswa luar negeri merupakan kesempatan untuk belajar di luar negeri dengan pilihan universitas terbaik. Manfaat belajar di luar negeri adalah mendapatkan pengalaman yang berbeda budaya dan mendapatkan kedewasaan mental untuk memampukan diri bertahan hidup sendiri.

Selain itu, memiliki prospek kerja saat kembali ke negara asal karena isi CV akan menjadi perhatian perusahaan terutama jika perusahaan tersebut multinational yang membutuhkan lulusan luar negeri, saat menuliskan data di CV sebaiknya sebutkan universitas dan pengalaman selama bekerja di luar negeri. Dengan kuliah di luar akan memberikan rasa percaya diri untuk memiliki kebiasaan untuk berbicara dengan orang yang tidak di kenal dan ketika pulang ke negara asal akan lebih percaya diri dengan kemampuan diri yang dimiliki.

Ilustrasi tes TOEFL. Sumber : hai.grid.id

Berikut adalah tips untuk mendapatkan beasiswa ke luar negeri:

  • Melatih kemampuan bahasa Inggris karena akan sering digunakan dan menjadi bahasa sehari-hari untuk berkomunikasi dan belajar, sebagai bahan untuk melewati TOEFL sebagai lisensi dan syarat belajar di luar negeri.
  • Persiapkan diri untuk mengikuti Scholastic Aptitude Test dan American College Testing sebagai ujian akademik peserta yang ingin kuliah di universitas yang diinginkan. Untuk SAT dengan ujian terkait matematik dan bahasa Inggris sedangkan ACT dikhususkan untuk ujian bidang sains.
  • Sebaiknya memiliki prestasi dan aktifitas di luar akademik selama bersekolah hal ini akan menjadi pertimbangan, baik itu pernah bergabung dengan organisasi, menjadi sukarelawan maupun pernah magang perlu dimasukkan.
  • Persiapkan application essay yang menampilkan sisi tidak biasa dari gambaran diri yang tulus dan menampilkan sosok kelebihan sehingga universitas pilihan akan tertarik untuk merekrut sebagai mahasiswa barunya.

Selain itu, penting juga adanya surat rekomendasi dari sekolah yang memberikan tulisan mengenai siswa yang akan mendaftar untuk kuliah luar negeri. Salah satu syarat untuk belajar di luar negeri adalah dengan memiliki sertifikat TOEFL atau IELTS yang digunakan untuk sebagai tanda kemampuan dalam berbahasa Inggris. Sertifikat tersebut juga dapat digunakan untuk mengetahui perkembangan bahasa Inggris seseorang, untuk mendapatkan beasiswa luar negeri setidaknya memiliki IELTS 6 atau 5,5 dan untuk TOEFL dengan skor 550 untuk dapat lulus berkas.

Untuk itu perlu mempersiapkan beberapa hal untuk mengikuti tes TOEFL diantaranya:

  • Datang tepat waktu akan menghilangkan rasa tegang dan bekerja secara maksimal.
  • Persiapkan dokumen yang digunakan untuk TOEFL seperti foto dan tanda pengenal yang digunakan.
  • Gunakan jam tangan untuk memperhatikan waktu dan sisa waktu yang digunakan setiap mengerjakan tes.
  • Pilih prioritas dalam melakukan pengerjaan soal karena jika terlalu lama pada soalnya susah akan membuat waktu habis dan soal yang dapat dikerjakan menjadi tidak sempat dikerjakan.

Selain itu, saat tes usahakan mengisi semua jawaban dan jangan membiarkannya kosong karena ada kemungkinan jawaban tersebut benar. Ketika berganti kategori tes maka siapkan dan dengarkan pertanyaan supaya tidak ragu dalam memilih, terutama untuk kategori listening. Sebelum tes sebaiknya mempelajari beberapa poin penting terkait materi yang sudah dipelajari sehingga dapat menjawab semua soal dengan mudah.

Beasiswa luar negeri dapat diwujudkan jika memiliki motivasi yang kuat sejak awal walaupun memiliki banyak saingan. Untuk mendapatkan peluang maka sebaiknya mempertimbangkan kesempatan kerja setelah lulus. Perencanaan untuk belajar di luar negeri dirancang sejak dulu dengan membuat step-step yang akan dilalui, memiliki target perusahaan tempat bekerja dan memilih lokasi yang dapat menyediakan tempat untuk pekerja paruh waktu sehingga kuliah di luar negeri dengan kondisi keuangan yang tetap stabil.